Monday, September 1, 2014

Neelofa telah mendapat hidayah dan petunuk dari Al Quran



https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj7olxqtUFw8hyphenhyphen47KazJi5afRkTTvyTp-4M1L0dgKnBE2_TmKPjRlLUNXd4HNM2vgl9x4M92re3BJ5k-dLb8d2jVFDt4OF4XAlFbcIHYZQkjkP3EDjsHQk-lRnG2smSTphkFF50i9cYn_s/s1600/surah-an-nur-ayat-31.jpg

Bermaksud: "Dan katakanlah kepada perempuan-perempuan yang beriman supaya menyekat pandangan mereka (daripada memandang yang haram), dan memelihara kehormatan mereka; dan janganlah mereka memperlihatkan perhiasan tubuh mereka kecuali yang zahir daripadanya; dan hendaklah mereka menutup belahan leher bajunya dengan tudung kepala mereka; dan janganlah mereka memperlihatkan perhiasan tubuh mereka melainkan kepada suami mereka, atau bapa mereka atau bapa mertua mereka atau anak-anak mereka, atau anak-anak tiri mereka, atau saudara-saudara mereka, atau anak bagi saudara-saudara mereka yang lelaki, atau anak bagi saudara-saudara mereka yang perempuan, atau perempuan-perempuan Islam, atau hamba-hamba mereka, atau orang gaji dari orang-orang lelaki yang telah tua dan tidak berkeinginan kepada perempuan, atau kanak-kanak yang belum mengerti lagi tentang aurat perempuan; dan janganlah mereka menghentakkan kaki untuk diketahui orang akan apa yang tersembunyi dari perhiasan mereka; dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, wahai orang-orang yang beriman, supaya kamu berjaya."
Terjemahan in English:
"And tell the believing women to lower their gaze and be modest , and to display of their adornment only that which is apparent , and to draw their veils over their bosoms , and not to reveal their adornment save to their own husbands or fathers or husbands fathers , or their sons or their husbands ' sons , or their brothers or their brothers ' sons or sisters sons , or their women , or their slaves , or male attendants who lack vigor , or children who know naught of women ' s nakedness . And let them not stamp their feet so as to reveal what they hide of their adornment . And turn unto Allah together , O believers , in order that ye may succeed . "

ALQURAN ITU PERKATAAN PEMUTUS



firman-Nya,
"Hai jiwa yang tenang. Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati
yang puas lagi diridhai-Nya." (Al-Fajr: 27-28)

ALQURAN
Tidak ada suatu kitab pun di bawah lembayung langit ini yang mengandung dalil-dalil dan ayat-ayat terhadap berbagai persoalan yang tinggi seperti tauhid, penetapan sifat-sifat Allah, penetapan Hari Kiamat dan kenabian serta penolakan berbagai kepercayaan batil dan pendapat-pendapat yang rusak selain Al-Qur'an. la mengandung semuanya itu secara sempurna dan sangat baik dari segala sisi, paling dekat kepada pema- haman akal dan paling fasih dalam penjelasannya. Karena itu, tepatlah dikatakan bahwa Al-Qur'an adalah obat yang sesungguhnya dari berba- gai penyakit syubhat dan keraguan.

firman Allah: "Bila kamu membaca Al-Qur'an, hendaklah kamu meminta perlindungan kepada Allah dari syetan yang terkutuk. Sesungguhnya syetan itu tidak ada kekuasaannya atas orang-orang yang beriman dan bertawakal kepada Tuhannya. Sesungguhnya kekuasaannya syetan hanyalah atas orang-orang yang mengambilnya jadi pemimpin dan atas orang-orang yang menyekutukannya dengan Allah." (An-Nahl: 98-100)

Tetapi itu semua tergantung pada pemahaman seseorang terhadap Al-Qur'an serta pengetahuannya terhadap maksud daripadanya. Karena itu, siapa yang dianugerahi Allah dengannya, niscaya dia bisa melihat kebenaran dan kebatilan secara nyata dengan hatinya, seperti ia melihat terhadap siang dan malam. Dan ia akan mengetahui bahwa kitab-kitab selain daripadanya yang merupakan hasil karya manusia, pandangan serta pemikiran mereka hanyalah mengandung antara ilmu-ilmu yang tidak terpercaya sepenuhnya -ia tidak lebih dari sekedar pandangan dantaklid-, antara dugaan-dugaan dusta yang tidak bermanfaat sama sekali bagi kebenaran, atau mengandung antara suatu kebenaran tetapi tidak bermanfaat bagi hati, antara ilmu-ilmu yang lurus tetapi sangat sulit didapatkan dan terlalu panjang untuk diperbincangkan dan ditetap- kan, dengan manfaatnya yang sedikit. Maka ia seumpama,

"Daging unta yang kurus, yang berada di atas puncak gunung yang terjal dan sulit, tidak mudah sehingga bisa dipanjat, tidak pula gemuk sehingga perlu dipindahkan."*'

Dan sebaik-baik apa yang dimiliki oleh para ahli filsafat dan lainnya maka sesungguhnya di dalam Al-Qur'an ada yang lebih fasih dan lebih baik penjelasannya. Apa yang mereka miliki hanyalah keruwetan, kepura-puraan dan sesuatu yang bertele-tele. Seperti diungkapkan da- lam bait syair,

"Andai bukan karena persaingan di dunia,
niscaya tidak dikarang buku-buku perdebatan, tidak Al-Mughni
tidak pula Al-'Umud.**'
Mereka mengaku menguraikan keruwetan,
padahal apa yang mereka karang itu menambah keruwetan."





"Hai nafsu muthma'innah. Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati
yang puas lagi diridhai-Nya." (Al-Fajr: 27-28)

8 WASIAT RAJA-RAJA MELAYU

Wasiat Raja Melayu:


..., dan lagi Raja-raja hendaklah mengamalkan 8 perkara.


Pertama, hendaklah selalu ingat akan Allah dan meneguhi janji dengan sekalian Wazir-wazir dan Menteri Hulubalang dan sekalian pegawai dan dengan sekalian rakyat.


Kedua, janganlah Raja-raja menghinakan Alim-Ulama dan yang ahli akal bijaksana.

Ketiga, segala yang datang dari pihak musuh daripada seterunya jangan sekali-kali raja percaya.

Keempat, hendaklah raja memperbanyak alat senjata dan membeli kesayangan rakyat dan wazir Sipahi (tentera), supaya jauhlah musuh raja, sebab ada yang menghalaukan dengan sayang.

Kelima, hendaklah raja menurun tangan, yakni murah. Hendaklah mengingat kesetiaan rakyat, wazir dan Alim-Ulama dan sekalian Sipahi dengan membalas jasanya masing-masing dengan tertib.


Keenam, hendaklah raja menjalankan hukum dengan hukum Kitab Allah dan Sunnah Rasul. Iaitu seperti yang telah tetap di dalam Qanun Al-Asyi Darussalam; Pertama Al-Qur'an, Kedua Al-Hadis, ketiga Ijma', keempat Qias, maka....... keluar daripada itu pun empat perkara: Pertama hukum, kedua adat, ketiga qanun, keempat resam.

Ketujuh, janganlah raja-raja itu duduk dengan orang yang jahat budi dan jahil.

Kedelapan, hendaklah raja-raja itu memeliharakan hati orang yang berbuat baik kepada raja dan kepada negeri dan kepada rakyat. Maka hendaklah raja memandang kepadanya serta memaniskan muka raja memandang mereka itu senantiasa senang hati, kerana ia banyak kebaktian kepada raja.Hendaklah raja itu memeriksa sekalian wazir-wazir dan Hulubalang dan segala orang yang jahat dan durhaka dan tiada ia mengikut Qanun kerajaan. Dan tiap-tiap yang salah itu hendaklah dihukum dengan tertib menurut kesalahan dosa yang diperbuat, sesudah diperiksa dengan sehalus-halusnya, supaya jangan zalim menjatuhkan hukum.Dan demikian lagi raja-raja hendaklah senantiasa ia memandang sekalian ulama dan bermesyuarat dengan Alim-Ulama dan mendengar nasihat ulama. Dan hendaklah raja-raja itu menjauhkan diri dari bersahabat dengan ulama jahat dan ulama jahil dan ulama tamak, iaitu ulama-ulama yang suka memuji-muji raja dan maghzul*kan dia dan mengharap minta keridhaan raja. maka ulama itu tamak, yakni tamak kepada dunia. Maka ulama itulah yang membikin huru-hara negeri dan yang memecah-belah rakyat, seperti dajjal..
* Maghzul = kata-kata lucah-cabul tentang perempuan, yang diucapkan ketika senda gurauKutipan dari"Qanun Asyih Darussalam"(Peraturan Pemerintahan Acheh) di zaman Iskandar Muda Mahkota Alam (1606-1637)

P/s- wasiat yang sebenar-benar wasiat ini jika pun ada didalam perlembagaan persekutuan tidak akan bermakna jika ia tidak dipatuhi. 

DAYUS DALAM ISLAM





Ertinya : Dari Ammar bin Yasir berkata, ia mendengar dari Rasulullah SAW berkata : ” Tiga yang tidak memasuki syurga sampai bila-bila iaitu Si DAYUS, si wanita yang menyerupai lelaki dan orang yang ketagih arak” lalu sahabat berkata : Wahai Rasulullah, kami telah faham erti orang yang ketagih arak, tetapi apakah itu DAYUS? , berkata nabi : “IAITU ORANG YANG TIDAK MEMPERDULIKAN SIAPA YANG MASUK BERTEMU DENGAN AHLINYA (ISTERI DAN ANAK-ANAKNYA)
( Riwayat At-Tabrani ; Majma az-Zawaid, 4/327 dan rawinya adalah thiqat)

Ertinya : cemburu ( iaitu lawan kepada dayus ) adalah seorang lelaki itu melindungi isterinya dan kaum kerabatnya dari ditemui dan dilihat (auratnya) oleh lelaki bukan mahram ” (Tuhfatul Ahwazi, 9/357)

Disebut dalam kitab Faidhul Qadir : Ertinya : Seolah-olah takrif dayus itu membawa erti kehinaan (kepada si lelaki) sehingga apabila ia melihat kemungkaran (dilakukan) oleh isteri dan ahli keluarganya ia tidak mengubahnya” ( Faidhul Qadir, 3/327 )
Imam Az-Zahabi pula berkata :- Ertinya : Dayus adalah sesiapa yang menyangka ( atau mendapat tanda) bahawa isterinya melakukan perkara keji ( seperti zina) maka ia mengabaikannya kerana CINTAnya kepada isterinya , maka tiada kebaikan untuknya dan tanda tiada kecemburuan ( yang diperlukan oleh Islam) dalam dirinya” ( Al-Kabair, 1/62 )
Imam Ibn Qayyim pula berkata :- Ertinya : Sesungguhnya asal dalam agama adalah perlunya rasa ambil berat (protective) atau kecemburuan ( terhadap ahli keluarga) , dan barangsiapa yang tiada perasaan ini maka itulah tanda tiada agama dalam dirinya, kerana perasaan cemburu ini menjaga hati dan menjaga anggota sehingga terjauh dari kejahatan dan perkara keji, tanpanya hati akan mati maka matilah juga sensitiviti anggota ( terhadap perkara haram), sehingga menyebabkan tiadanya kekuatan untuk menolak kejahatan dan menghindarkannya sama sekali.

Dayus adalah dosa besar
Ulama Islam juga bersetuju untuk mengkategorikan dayus ini dalam bab dosa besar, sehingga disebutkan dalam satu athar : Ertinya : Allah telah melaknat lelaki dayus ( laknat bermakna ia adalah dosa besar dan kerana itu wajiblah dipisahkan suami itu dari isterinya dan diharamkan bergaul dengannya) (Matalib uli nuha, 5/320 )

FirmanNya : Al-Qawwad ( salah satu istilah yang disama ertikan dengan dayus) di sisi umum ulama adalah broker kepada zina” (Manar as-sabil, 2/340 , rawdhatul tolibin, 8/186 )
Imam Az-Zahabi menerangkan lagi berkenaan perihal dayus dengan katanya :- Ertinya : Dayus, iaitu lelaki yang mengetahui perkara keji dilakukan oleh ahlinya dan ia sekadar senyap dan tiada rasa cemburu ( atau ingin bertindak), dan termasuk juga ertinya adalah sesiapa yang meletakkan tangannya kepada seorang wanita yang tidak halal baginya dengan syahwat” (Al-kabair, 1/45 )
Cemburu Dituntut Islam & Jangan Marah
Nabi Saw bersabda : Ertinya : “Dari tanda kebahagian anak Adam adalah memperolehi wanita solehah ( isteri dan anak)” ( Riwayat Ahmad, no 1445, 1/168 )
Diriwayatkan bagaimana satu peristiwa di zaman Nabi; Ertinya : Berkata Ubadah bin Somit r.a : “Jika aku nampak ada lelaki yang sibuk bersama isteriku, nescaya akan ku pukulnya dengan pedangku”, maka disampaikan kepada Nabi akan kata-kata Sa’ad tadi, lalu nabi memberi respond : “Adakah kamu kagum dengan sifat cemburu (untuk agama) yang dipunyai oleh Sa’ad ? , Demi Allah, aku lebih kuat cemburu (ambil endah dan benci demi agama) berbandingnya, malah Allah lebih cemburu dariku, kerana kecemburuan Allah itulah maka diharamkan setiap perkara keji yang ternyata dan tersembunyi.. ” ( Riwayat Al-Bukhari & Muslim )


Secara Mudahnya Lelaki Akan Menjadi Dayus Jika:
  1. Membiarkan kecantikan aurat, bentuk tubuh isterinya dinikmati oleh lelaki lain sepanjang waktu pejabat (jika bekerja) atau di luar rumah.
  2. Membiarkan isterinya balik lewat dari kerja yang tidak diketahui bersama dengan lelaki apa dan siapa, serta apa yang dibuatnya di pejabat dan siapa yang menghantar.
  3. Membiarkan aurat isterinya dan anak perempuannya dewasanya terlihat (terselak kain) semasa menaiki motor atau apa jua kenderaan sepanjang yang menyebabkan aurat terlihat.
  4. Membiarkan anak perempuannya ber’dating’ dengan tunangnya atau teman lelaki bukan mahramnya.
  5. Membiarkan anak perempuan berdua-duaan dengan pasangannya di rumah kononnya ibu bapa ’spoting’ yang memahami.
  6. Menyuruh, mengarahkan dan berbangga dengan anak perempuan dan isteri memakai pakaian yang seksi di luar rumah.
  7. Membiarkan anak perempuannya memasuki Akademi Fantasia, Mentor, Gang Starz dan lain-lain yang sepertinya sehingga mempamerkan kecantikan kepada jutaan manusia bukan mahram.
  8. Membiarkan isterinya atau anaknya menjadi pelakon dan berpelukan dengan lelaki lain, kononnya atas dasar seni dan lakonan semata-mata. Adakah semasa berlakon nafsu seorang lelaki di hilangkan?. Tidak sekali-sekali.
  9. Membiarkan isteri kerja dan keluar rumah tanpa menutup aurat dengan sempurna.
  10. Membiarkan isteri disentuh anggota tubuhnya oleh lelaki lain tanpa sebab yang diiktiraf oleh Islam seperti menyelematkannya dari lemas dan yang sepertinya.
  11. Membiarkan isterinya bersalin dengan dibidani oleh doktor lelaki tanpa terdesak dan keperluan yang tiada pilihan.
  12. Membawa isteri dan anak perempuan untuk dirawati oleh doktor lelaki sedangkan wujudnya klinik dan hospital yang mempunyai doktor wanita.
  13. Membiarkan isteri pergi kerja menumpang dengan teman lelaki sepejabat tanpa sebarang cemburu.
  14. Membiarkan isteri kerap berdua-duan dengan pemandu kereta lelaki tanpa sebarang pemerhatian.
Nabi Saw bersabda :
Ertinya : “Barangsiapa yang mati dibunuh kerana mempertahankan ahli keluarganya, maka ia adalah mati syahid” ( Riwayat Ahmad , Sohih menurut Syeikh Syuaib Arnout) 

ALQURAN BUKAN MUHADDAS @ MAKHLUK TAPI QADIM: IKTIKAD MQTK

ALQURAN QADIM: 

SATU PENJELASAN-BUKAN MAKHLUK

by BobspekRockers AlKubra on Tuesday, 09 November 2010 at 01:29
Berkata as-Syeikh Abu Othman Ismail bin Abdur Rahman as-Sabuni rahimahullah:Ahlul Hadis bersaksi dan berpendirian bahawa al-Quran adalah Kalamullah, kitabNya, ucapanNya (kata-KataNya), wahyuNya yg diturunkan olehNya, bukan makhluk. Sesiapa yg mengatakan bahawa al-Quran adalah makhluk dan beri’tiqad dengannya, maka dia adalah telah kafir menurut Ahlul hadis.



Al-Imam Abu Bakar Muhammad bin Ishaq bin Khuzaimah berkata: “Al-Qur’an adalah kalamullah-BUKAN MAKHLUK..! Siapa yang mengatakan Al-Qur’an adalah makhluk, maka dia telah kufur kepada Allah Yang Maha Agung, tidak diterima persaksiannya, tidak dijenguk jika sakit, tidak dishalati jika mati, dan tidak boleh dikuburkan di pekuburan kaum muslimin. Ia diminta taubat, kalau tidak mau maka dipenggal lehernya.

kerana itu saidina Hussein rd berkata berkata kepada umat: "Kalau aku tidak mahu RAHMAT Allah ini tersebar di kalangan kalian, nescaya aku tidak akan BERBICARA dengan kalian"

  Allah tidak ada serupa yang ada. Yang dikatakan WAHYU itu ialah ALQURAN kerana Allah hanya berkata-kata melalui alQuran. Allah tidak ada suara atau rupa; yang ada cuma KATA-KATANYA dan kata-kata Allah itu hanya lah ALQURAN dan ALQURAN itulah satu-satunya BUKTI DARI ALLAH.

Yang didalam kurungan di dalam alQuran adalah penterjemahan dari Penafsir dan tidak ada dalam matan AyatNya yang Arab.. Maka penafsirannya perlu TEPAT dengan sifat zatAllah iaitu Berkata-Kata.

Tafsiran Sediada:
[51]Dan tidaklah layak bagi seseorang manusia bahawa Allah berkata-kata dengannya kecuali dengan jalan wahyu (dengan diberi ilham atau mimpi), atau dari sebalik dinding (dengan mendengar suara sahaja), atau dengan mengutuskan utusan (malaikat) lalu utusan itu menyampaikan wahyu kepadanya dengan izin Allah akan apa yang dikehendakiNya. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi keadaanNya, lagi Maha Bijaksana. ~AS ASYURAA..

Tafsiran Betul:
[51]Dan tidaklah layak bagi seseorang manusia bahawa Allah berkata-kata dengannya kecuali dengan jalan wahyu (ALQURAN), atau dari sebalik dinding (mimpi atau ilham), atau dengan mengutuskan utusan (PENYERU- manusia atau malaikat) lalu utusan itu menyampaikan wahyu (ALQURAN) kepadanya dengan izin Allah akan apa yang dikehendakiNya. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi keadaanNya, lagi Maha Bijaksana. ~AS ASYURAA..

Maka kerana itu alQuran dikatakan QADIM iaitu azali dari Allah dan bukan Muhaddas iaitu bukan Makhluk atau benda baharu. ALQURAN itulah suara Allah iaitu BACAAN KEBENARAN. Ia bukan dibawa oleh Syaitan-Syaitan dan TIDAK BOLEH DIPALSUKAN dari mana-mana arah dan segi sekalipun.

Kerana itu yang dikatakan Makrifatullah adalah mengenal Allah dengan SIFAT ZATNYA iatu KALAMULLAH itu sendiri. Kerna itu dikatakan 'TIADA PEMBERI SYAFAAT DI PADANG MASYAR MELAINKAN ALQURAN.' dan untuk mendapat syafaat alQuran ini maka perlu mendapat Syafaat Rasulullah SAW iaitu perlu sempurna 4 asasnya iaitu sabda Rasulullah SAW:
1. Menghormati keturunanku.
2. Membantu urusan mereka.
3. Memenuhi keperluan mereka.
4. Menyintai dengan lidah dan hatinya iaitu IKHLAS.

Kenapa perlu menghormati dan mengikut ahlulbait?
-Kerana ALQURAN QADIM itu berada di tangan Ahlulbait iaitu kaedah menggunakan alQuran dgn betul. Pesanan sheikh Tijani (Iraq) ulama Sunni iaitu tentang ahlulbait:

"Jangan ajari mereka itu, kerana Allah telah mengajar mereka."

Sila rujuk surah Hud ayat 17:
"Kalau begitu adakah sama mereka itu dengan orang-orang yang didasari Bukti dari Allah (Penyeru) dan saksi dari Allah (ALQURAN) meneguhkan bukti tersebut? Sedang KITAB SEUMPAMA INI telah diberi kepada Musa dhulu sebagai Petunjuk dan Rahmat?"

Surah AnNisaa ayat 54
"Adakah mereka itu DENGKI kepada manusia? Sedangkan Kami telah memberi kepada keluarga Ibrahim (Ahlulbait) Kitab dan Hikmah; dan Kami telah memberi kepada mereka itu satu kerajaan yang besar."

Surah alImraan ayat 33,
"Kami telah memilih Adam, Nuh, Keluarga Ibrahim (ahlulbait) dan keluarga Imran (Bani Israel) melebihi dari umat-umat, sebagai satu keturunan kepada sebahagian keturunan yang lain; Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui"

kerana itu sabda Rasulullah SAW:
"Ahlulbaitku ibarat Bahtera Nuh di zaman Nuh. Sesiapa yang menikinya akan selamay dan sesipa yang ketinggalan akan binasa."

Cuma bagaimana kaedah penggunaan alQuran Qadim itu?

"Iaitu setiap kali Kami TUKARKAN satu ayat kepada TEMPAT AYAT yang lain, nescaya orang-orang yang ingkar kafir itu akan berkata:
"Kamu yang membuat-buatnya." (aNahl:101)

'Dan setiap kali Kami hilangkan satu Ayat dari INGATAN kamu, maka Kami akan ganti yang TERLEBIH BAIK atau SEBANDING dengannya; sesungguhnya Allah Maha kuasa di atas segala sesuatu." (albaqarah:106)

"Wahai sekelian manusia! Sesungguhnya telah datang BUKTI dari Tuhanmu, dan Kami telah menurunkan NUR (AlQuran) yang menerangi." (annisaa:174)

Kenapa perlu mengikut alQuran Qadim?

albaqarah:213 Pada mulanya manusia itu ialah umat yang satu , maka Allah mengutuskan Nabi-nabi sebagai pemberi khabar gembira , dan pemberi amaran; dan Allah menurunkan bersama Nabi-nabi itu Kitab-kitab Suci yang benar, untuk menjalankan hukum di antara manusia mengenai apa yang mereka perselisihkan dan tidak ada yang melakukan perselisihan melainkan orang-orang yang telah diberi kepada mereka Kitab-kitab Suci itu, iaitu sesudah datang kepada mereka keterangan-keterangan yang jelas nyata, – mereka berselisih semata-mata kerana hasad dengki sesama sendiri. Maka Allah memberikan petunjuk kepada orang-orang yang beriman ke arah kebenaran yang diperselisihkan oleh mereka (yang derhaka itu), dengan izinNya. Dan Allah sentiasa memberi petunjuk hidayahNya kepada sesiapa yang dikehendakiNya ke jalan yang lurus.

albaarah:37 Kemudian Nabi Adam menerima dari Tuhannya beberapa kalimah , lalu Allah menerima taubatnya; sesungguhnya Allah, Dia lah yang Maha Pengampun (Penerima taubat), lagi Maha Mengasihani.

albaqarah:53 Dan (kenangkanlah) ketika Kami turunkan kepada Nabi Musa kitab dan keterangan-keterangan , supaya kamu mendapat petunjuk.

albaqarah:177 Bukanlah perkara kebajikan itu hanya kamu menghadapkan muka ke pihak timur dan barat, tetapi kebajikan itu ialah berimannya seseorang kepada Allah, dan hari akhirat, dan segala malaikat, dan segala Kitab, dan sekalian Nabi; dan mendermanya seseorang akan hartanya sedang ia menyayanginya, – kepada kaum kerabat, dan anak-anak yatim dan orang-orang miskin dan orang yang terlantar dalam perjalanan, dan kepada orang-orang yang meminta, dan untuk memerdekakan hamba-hamba abdi; dan mengerjanya seseorang akan sembahyang serta mengeluarkan zakat; dan perbuatan orang-orang yang menyempurnakan janjinya apabila mereka membuat perjanjian; dan ketabahan orang-orang yang sabar dalam masa kesempitan, dan dalam masa kesakitan, dan juga dalam masa bertempur dalam perjuangan perang Sabil. orang-orang yang demikian sifatnya), mereka itulah orang-orang yang benar ; dan mereka itulah juga orang-orang yang bertaqwa.

alIsraa:82 Dan Kami turunkan dengan beransur dari AlQuran Ayat-Ayat Suci yang menjadi Penawar dan Rahmat bagi orang-orang yang beriman; dan tidaklah menambah kepada kepada orang-orang yang zalim melainkan kerugian.


Allah, tiada Tuhan melainkan Dia, Yang Tetap hidup, Yang Kekal selama-lamanya mentadbirkan. Tidak mengantuk usahkan tidur. Yang memiliki segala yang ada di langit dan yang ada di bumi. Tiada sesiapa yang dapat memberi syafaat di sisiNya melainkan dengan izinNya. yang mengetahui apa yang ada di hadapan mereka dan apa yang ada di belakang mereka, sedang mereka tidak mengetahui sesuatu pun dari ilmu Allah melainkan apa yang Allah kehendaki . Luasnya Kursi Allah meliputi langit dan bumi; dan tiadalah menjadi keberatan kepada Allah menjaga serta memelihara keduanya. Dan Dia lah Yang Maha Tinggi , lagi Maha Besar.


anNahl:107 AlQuran itu diturunkan oleh RuhulQudus (Jibril) dari Tuhanmu dengan cara yang sungguh layak dan berhikmah, untuk meneguhkan iman orang yang beriman serta berita gembira bagi orang-orang yang Muslim.



Demikianlah pula Kami masukkan perasaan yang seperti itu ke dalam hati orang-orang yang berdosa yang menentangmu. Mereka tidak percaya kepada Al-Quran yang engkau bawa, padahal telahpun berlaku undang-undang membinasakan orang-orang yang telah lalu yang mendustakan Rasul-rasulnya. (15:12-13)

Sayyidina ‘Ali kepada al-Hasan, “Jangan berteman dengan orang bodoh karena dia ingin memanfaatkanmu, lalu mencelakakanmu. Jangan berteman dengan pembohong, karena dia akan menjauhkanmu dari orang dekatmu, dan mendekatkanmu pada orang yang jauh denganmu


Menyentuh perihal tafsir, maka para ulama’ telah menetapkan panduan dan kaedah khusus dalam membuat penafsiran pada ayat-ayat Quran. Sepertimana disebut oleh Imam Ibn Katsir ra yang mengatakan sebaik-baik tafsir ialah tafsir dengan menggunakan Al-Quran bagi menafsirkan Al-Quran. Sesungguhnya Penafsiran Al-Quran dengan menggunakan Al-Quran ialah tafsiran yang paling utama dan benar keranahanya Allah mengetahui apa yang dimaksudkannya dan lafaz tertentu dalam Al-Quran akan dapat diketahui dengan merujuk ayat yang lain tapi membawa makna kepada ayat yang tidak difahami itu.


VIDEO: MEREKA CIPTA AGAMA BARU DAN INGIN HAPUS SEMUA AGAMA LAIN :http://www.youtube.com/watch?v=LCM6dWvJmG8&feature=related

CROWN D'RAJA PERTUBUHAN MQTK QuranSunnahIslam..

........free counters ..............................................................................“and I have come to you with a SIGN FROM YOUR LORD, so fear Allah and OBEY ME! Truly Allah is my Lord and your Lord. Therefore submit to HIM! This is A STRAIGHT PATH" (maryam 19:36)