Tuesday, September 29, 2009

Pemberontakan Di Masjidil Aqsa

JERUSALEM (SuaraMedia News) - Sedikitnya 15 jama’ah Palestina terluka oleh peluru panas pihak aparat keamanan Zionis Israel yang merangsek ke halaman Masjid Al-Aqsha lewat pintu Magharibah hari ini, Ahad (27/9) ditemani oleh lebih dari 150 pemukim Yahudi garis keras.

Para saksi mata menyebutkan bahwa polisi Zionis dalam jumlah besar merangsek masuk ke masjid dan memukuli para murabit (penjaga) Al-Aqsha. Polisi Zionis melepaskan bom suara, gas air mata dan beberapa bom yang beracun. Tidak itu saja, aparat keamanan jahat ini melepaskan bom-bom tadi ke arah masjid kiblat (Masjid Al-Aqsha).
Sejumlah sumber Infopalestina menyatakan bahwa bentrokan terus meningkat antara murabit dengan tentara Zionis. Ketegangan ini dilanjutkan oleh pemerintah Zionis dengan menutup masjid bagi jama’ah masjid yang berusia dibawah 50 tahun, setelah diketahui jumlah jama’ah yang terus berdatangan dengan jumlah besar.Aparat keamanan Zionis juga melukai Ketua Dewan Wakaf Palestina, Syeikh Abdul Azim Salhub saat masuk ke halaman masjid melalui pintu tengah.

Muhammad Abu Askar mengajak semua masyarakat Palestina di Tepi Barat, Jalur Gaza dan Palestina ’48 untuk mengobarkan intifadah baru terhadap penjajah Zionis dan para perampas tanah air. Seruan ini disampaikan sebagai bentuk protes dan balasan atas semua bentuk kejahatan yang dilakukan para pemukim Yahudi dengan menyerang dan merangsek masuk ke halaman Masjid Al-Aqsha pagi hari ini, Ahad (27/9). .

Dalam keterangan tertulis, yang foto/video kopiannya diterima oleh Infopalestina, Abu Askar mengumumkan bahwa berbagai aksi unjuk rasa dan demo akan dilakukan setelah sholat Ashar dan Maghrib hari ini, Ahad (27/9) di semua daerah di Jalur Gaza. Aksi ini tidak lain adalah untuk menyambut seruan pertolongan yang digaungkan didalam halaman masjid yang mulia itu. .

“Kami seru bangsa Arab dan umat Islam untuk bergerak demi membela tempat perjalanan Isra Miraj Nabi mereka sebelum menemukan Masjid Al-Aqsha sudah roboh rata dengan tanah. Kepada penduduk Jalur Gaza, kami serukan untuk turun ke jalan melakukan aksi-aksi unjuk rasa. Hal yang sama juga kami serukan kepada penduduk Palestina di tanah jajahan 1948 untuk membela tempat suci itu,” demikian seru Abu Askar. .

Kepada penduduk Al-Quds (terjajah), Abu Askar menyerukan dengan mengatakan; ”Kepada penduduk Al-Quds, kami selalu bersama Anda yang telah menghadapi berbagai upaya penyerangan dengan dada-dada Anda. Anda telah mengirim pesan kepada dunia semuanya bahwa kami akan menjadi penghalang kuat setiap serangan yang ditujukan kepada Masjid Al-Aqsha. Saat Sharon datang memasuki masjid, darah para syuhada tumpah hingga meletus Intifadah Al-Aqsha. Kami selalu bersama Anda, wahai penduduk Al-Quds dalam membela tempat Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW.” .

Di akhir seruannya, Abu Askar meminta kepada para faksi perlawanan Palestina untuk menyatukan barisan dalam menghadapi serangan bertubi-tubi ini adalah pilihan satu-satunya. Abu Askar mengingatkan bahwa semua pihak di masyarakat Zionis, baik yang kanan maupun yang kiri, bersatu-padu untuk melawan Islam dan memberangus isu Palestina. ”Oleh karena itu, kami mengajak kepada semua faksi perlawanan Palestina untuk bersatu mengusir penjajah dari tanah air kita. Semua pintu terbuka bagi semua orang untuk membalas, sebab Al-Quds dan Al-Aqsha bukan milik orang Palestina saja, tapi milik umat Islam semua,” kata Abu Askar mengakhiri seruannya. (Reuters) http://www.suaramedia.com


By: Perihatin

No comments:

CROWN D'RAJA PERTUBUHAN MQTK QuranSunnahIslam..

........free counters ..............................................................................“and I have come to you with a SIGN FROM YOUR LORD, so fear Allah and OBEY ME! Truly Allah is my Lord and your Lord. Therefore submit to HIM! This is A STRAIGHT PATH" (maryam 19:36)